Dberita.ID | Lamongan — Semangat kebersamaan dan gotong royong ditunjukkan Tiga Pilar Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, bersama pemerintah desa dan masyarakat melalui kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berupa normalisasi bahu jalan poros desa pada jalur Tlogoagung–Sukosongo, tepatnya di sekitar Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sidomukti. Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, BPD, LPM, unsur Kecamatan Kembangbahu, serta masyarakat.
Informasi yang dihimpun awak media, Selasa (29/9/2026), kegiatan PKTD tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kondisi infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga desa, dan masyarakat.
Kebersamaan tersebut diwujudkan melalui komunikasi dan koordinasi antarpihak untuk menyamakan persepsi, saling mengisi, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti, Aipda Nanang Sumantri, S.H., bersama Babinsa Sidomukti, Serka Rahmanto, turut hadir melakukan monitoring sekaligus berkomunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran Tiga Pilar Plus menunjukkan bahwa pembangunan, keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kolaborasi lintas unsur. Masing-masing pihak menjalankan perannya sesuai tugas dan kewenangan untuk mendukung terciptanya lingkungan desa yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kapolsek Kembangbahu, Iptu Sono, S.H., mengatakan sinergitas Tiga Pilar perlu terus dijaga dan ditingkatkan karena setiap unsur memiliki peran yang saling melengkapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
«“Kita harus menyamakan persepsi, saling mengisi dan saling melengkapi. Tiga Pilar bukan berjalan sendiri-sendiri, tetapi bersama-sama hadir di tengah masyarakat untuk mencari solusi dan memberikan manfaat. Ketika komunikasi dan kebersamaan terjalin dengan baik, pembangunan dan pemeliharaan kamtibmas juga akan lebih mudah diwujudkan,” ujar Iptu Sono.»
Menurutnya, pelaksanaan PKTD juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain mendukung perbaikan kondisi infrastruktur desa, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga untuk terlibat secara langsung dalam pembangunan sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat desa.
Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan desa. Pemerintah desa, TNI-Polri, lembaga desa, dan masyarakat dapat saling mendukung sesuai dengan peran masing-masing, sehingga pembangunan berjalan seiring dengan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pembangunan desa juga menjadi bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dan kemitraan dengan masyarakat melalui komunikasi serta keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Hadir, Mengabdi, dan Memberikan Rasa Aman dan Nyaman.”
Penulis: Iswanto
Editor: Reza Fahlevi






