Dberita.ID | Langkat — EMP Gebang Ltd membuka ruang dialog bersama masyarakat Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, untuk membahas berbagai aspirasi terkait aktivitas mobilisasi kendaraan berat yang melintasi kawasan permukiman warga.
Pertemuan yang berlangsung pada 23 Oktober 2026 di Kantor Desa Pekubuan tersebut dihadiri Kepala Desa Pekubuan Syaiful Rahman, perwakilan EMP Gebang Ltd, Kapolsek Tanjung Pura, perwakilan Koramil 11 Tanjung Pura, serta masyarakat setempat.
Dialog ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan dan keluhan, sekaligus membuka ruang koordinasi antara warga, pemerintah desa, dan perusahaan dalam mencari langkah penanganan yang sesuai.
Sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat meliputi kerusakan jalan, keretakan rumah yang diduga berkaitan dengan getaran kendaraan berat, debu selama aktivitas mobilisasi, serta kondisi saluran drainase di sejumlah titik. Warga juga meminta peningkatan frekuensi penyiraman jalan, pengurangan kecepatan kendaraan saat melintasi permukiman, dan perhatian terhadap masyarakat yang mengeluhkan gangguan kesehatan akibat debu.
Pendataan Rumah Menjadi Langkah Awal Penanganan
Kepala Desa Pekubuan, Syaiful Rahman, menyampaikan bahwa pendataan rumah warga yang mengalami keretakan atau kerusakan perlu dilakukan secara menyeluruh agar laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan lebih terarah.
Pendataan tersebut akan melibatkan masing-masing kepala dusun, termasuk pencocokan laporan warga dengan dokumentasi foto kerusakan yang telah disampaikan.
Langkah ini diharapkan membantu mengidentifikasi rumah-rumah yang membutuhkan penanganan, sekaligus menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut berdasarkan kondisi kerusakan yang ditemukan.
Perwakilan masyarakat, Ahmad Ahmadi, menyampaikan bahwa warga berharap pendataan dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap rumah-rumah yang menurut mereka belum tercatat. Masyarakat juga meminta agar persoalan jalan rusak, debu, dan dampak terhadap aktivitas usaha kecil di sekitar jalur mobilisasi turut mendapatkan perhatian.
Ahmadi berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui langkah nyata. Ia juga menyampaikan permintaan warga terkait kompensasi bagi masyarakat yang terdampak, sesuai dengan hasil verifikasi.

EMP Gebang Ltd Komitmen Menindaklanjuti Laporan Warga
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, perwakilan EMP Gebang Ltd, Lutfi, selaku humas perusahaan, menyampaikan bahwa perusahaan terbuka terhadap komunikasi dengan masyarakat dan telah berkoordinasi dengan sejumlah warga yang terdampak aktivitas mobilisasi kendaraan operasional.
Ia menyatakan bahwa perusahaan akan menindaklanjuti laporan kerusakan rumah yang berkaitan dengan aktivitas kendaraan perusahaan, dengan penanganan secara bertahap dan prioritas pada rumah yang mengalami kerusakan paling berat.
“Kami dari perusahaan akan memperbaiki rumah-rumah warga yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat dampak kendaraan perusahaan yang melintas di depan permukiman warga,” ujar Lutfi.
Menurutnya, masyarakat dapat berkomunikasi dan berkoordinasi secara langsung dengan perusahaan untuk menyampaikan keluhan maupun laporan terkait dampak kegiatan operasional.
“Apa yang Bapak dan Ibu sampaikan merupakan hak masyarakat. Begitu juga dengan hak kami sebagai perusahaan, yakni menindaklanjuti hal-hal yang memang layak dan dapat kami bantu,” katanya.
Selain laporan kerusakan rumah, perusahaan juga menaruh perhatian pada persoalan saluran drainase yang tersumbat akibat kondisi boks saluran atau gorong-gorong di sejumlah titik jalan. Persoalan tersebut, menurut Lutfi, akan menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti melalui upaya perbaikan.
Komunikasi Berkelanjutan untuk Penyelesaian Aspirasi
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat juga meminta agar penyiraman jalan lebih ditingkatkan ketika kondisi berdebu dan kendaraan mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan permukiman. Warga turut menyampaikan harapan agar pedagang kecil dan pelaku UMKM di sekitar jalur mobilisasi mendapat perhatian.
Masyarakat berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui pendataan yang transparan, verifikasi kondisi lapangan, serta langkah penanganan sesuai hasil evaluasi.
Pertemuan ini menjadi bagian dari komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, unsur keamanan, dan EMP Gebang Ltd dalam membahas dampak aktivitas mobilisasi kendaraan berat di Desa Pekubuan.
Melalui koordinasi dan tindak lanjut yang berkelanjutan, diharapkan persoalan yang disampaikan masyarakat dapat ditangani secara terarah, dengan tetap memperhatikan kepentingan warga dan kelancaran kegiatan operasional perusahaan.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Reza Fahlevi






