Polisi Masih Selidiki Kasus Keracunan Mi Rebus yang Dialami 60-an Warga di Tanjung Pura

Penulis · 2 menit baca · 530 dibaca

Dberita.ID | Langkat — Kepolisian Resor (Polres) Langkat melalui Polsek Tanjung Pura masih melakukan penyelidikan (lidik) terkait dugaan keracunan makanan yang dialami sekitar 60 orang warga setelah menyantap mi rebus dalam acara wirid Yasin di Desa Karya Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Jumat (30/10/2026), peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (23/10/2026), saat berlangsungnya kegiatan wirid Yasin di Dusun I Lorong Makam, Desa Karya Maju.

Mi rebus yang disajikan dalam acara tersebut diketahui dipesan melalui jasa katering dari Kecamatan Secanggang. Pihak keluarga Evi, warga Dusun I Lorong Makam, melalui salah seorang anggota keluarganya bernama Aini, memesan sekitar 120 bungkus mi rebus untuk disajikan kepada para undangan.

Namun, beberapa jam setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah tamu undangan dan anggota keluarga mulai mengalami berbagai keluhan kesehatan. Gejala yang dirasakan antara lain pusing, sakit kepala, mual, muntah, diare, nyeri pada tulang, hingga tubuh terasa lemas dan sulit digerakkan.

Kapolsek Tanjung Pura, AKP Donny Pance Simatupang, S.H., M.H., melalui Kanit Reskrim Polsek Tanjung Pura, IPDA Armalis Tarigan, S.H., Rabu (28/10/2026), membenarkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan makanan tersebut.

Menurutnya, sekitar 60 orang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi mi rebus yang disajikan dalam acara tersebut. Para korban diketahui berasal dari sejumlah desa berbeda di wilayah Tanjung Pura dan sekitarnya.

“Korban merupakan warga dari beberapa desa, di antaranya Teluk Bakung, Pulau Banyak, Pematang Cengal Barat, dan paling banyak dari Desa Karya Maju. Hal itu karena makanan dari acara tersebut juga dibagikan kepada anggota keluarga yang berada di desa lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, IPDA Armalis Tarigan mengatakan, pihak kepolisian bersama petugas Puskesmas Tanjung Pura telah melakukan pendataan terhadap warga yang dilaporkan mengalami keracunan.

Selain itu, petugas juga telah mengambil sampel mi rebus yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk dilakukan pengujian laboratorium.

“Iya, anggota kita bersama pihak Puskesmas juga telah mengambil sampel mi rebus tersebut untuk diuji di laboratorium,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti dugaan keracunan massal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kejadian serta mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait.

Editor: Reza Fahlevi

2,160 artikel