Dberita.ID | Langkat — SKK Migas–EMP Gebang Ltd menggelar kegiatan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (27/10/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Dusun 8 Desa Pekubuan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Sebanyak 13 warga mengikuti kegiatan yang meliputi konsultasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan saturasi oksigen, serta pembagian masker kepada masyarakat.
Kegiatan ini melibatkan tim medis, di antaranya Doni Wahyudi Lubis dan Dedek Mazlan. Turut hadir Kepala Desa Pekubuan Syaiful Rahman, Kepala Dusun 8 Fauzi, Kepala Dusun 9 M. Nasir, serta perwakilan EMP Gebang Ltd, Lutfi, selaku humas perusahaan.
Lutfi mengatakan, pelayanan kesehatan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan, memeriksakan tekanan darah dan saturasi oksigen, serta memperoleh masker sebagai upaya menjaga kesehatan.
Ke depan, perusahaan berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak warga sehingga manfaat pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara lebih luas.
# Kepala Desa Apresiasi Kepedulian Perusahaan
Kepala Desa Pekubuan, Syaiful Rahman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak perusahaan atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat desanya.
Ia berharap kegiatan pelayanan kesehatan tersebut dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak warga pada kesempatan berikutnya.
“Terima kasih atas perhatian perusahaan kepada desa kami. Alhamdulillah, masyarakat yang hadir dalam keadaan sehat. Untuk kegiatan selanjutnya, kami berharap lebih banyak masyarakat yang dapat hadir dan memanfaatkan pelayanan kesehatan ini,” ujarnya.
# Pemeriksaan Kesehatan dan Konsultasi Warga
Berdasarkan catatan pemeriksaan terhadap 13 peserta, hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan angka yang bervariasi. Beberapa peserta tercatat memiliki tekanan darah di atas kisaran normal sehingga disarankan melakukan pemeriksaan ulang dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan tindak lanjut.

Berikut hasil pemeriksaan tekanan darah peserta:
– Zahrani: 110/70 mmHg
– Yusni: 110/70 mmHg
– Miji: 120/60 mmHg
– Nasir: 150/80 mmHg
– Anita: 110/70 mmHg
– Ahmad Fauzi: 120/70 mmHg
– Terkat: 120/70 mmHg
– Mariani: 160/80 mmHg
– Majinem: 140/80 mmHg
– Fatimah: 130/70 mmHg
– Nurhayati: 130/70 mmHg
– Sutarso: 180/90 mmHg
– Yusuf: 160/80 mmHg
Sementara itu, hasil pemeriksaan saturasi oksigen seluruh peserta tercatat berada pada kisaran 97–100 persen.
Selain pemeriksaan tekanan darah dan saturasi oksigen, sejumlah warga juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Beberapa warga turut menyampaikan keluhan berupa batuk, pilek, dan demam. Keluhan tersebut memerlukan penilaian lebih lanjut oleh tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.
Anggota tim medis, Dedek Mazlan, mengatakan kegiatan berlangsung lancar. Ia juga menyebutkan bahwa masyarakat cukup antusias memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan mereka.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Masyarakat yang hadir juga dapat memanfaatkan pelayanan ini untuk berkonsultasi mengenai berbagai keluhan kesehatan, termasuk gula darah, asam urat, dan kolesterol,” ungkapnya.
# Partisipasi Masyarakat Diharapkan Meningkat
Meski kegiatan berlangsung lancar, jumlah peserta yang hadir masih relatif terbatas, yakni 13 orang. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat meningkat pada pelaksanaan berikutnya.
Salah seorang warga yang mengikuti pemeriksaan mengatakan, sebagian masyarakat belum dapat hadir karena kesibukan bekerja dan menjalankan aktivitas rumah tangga.
Oleh karena itu, koordinasi lebih awal antara pihak perusahaan, pemerintah desa, dan perangkat dusun dinilai penting agar informasi mengenai jadwal dan pelaksanaan kegiatan dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih luas.
Dengan penyampaian informasi yang lebih optimal, diharapkan semakin banyak warga yang mengetahui dan memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis tersebut.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan secara berkala.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Reza Fahlevi






