Enam Puluh Lebih Warga Tanjung Pura Diduga Keracunan Usai Santap Mi Rebus

Penulis · 3 menit baca · 2.9 rb dibaca

Dberita.ID | Langkat — Sedikitnya 60-an warga diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap mi rebus yang disajikan dalam acara wirid yasin di Dusun I Lorong Makam, Desa Karya Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026).

Sebagian besar warga yang mengalami gejala diduga keracunan merupakan penduduk Desa Karya Maju. Selebihnya berasal dari Desa Teluk Bakung, Pulau Banyak, dan Pematang Cengal Barat. Warga dari luar Desa Karya Maju diketahui merupakan keluarga pemilik hajatan yang turut menghadiri acara tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, kegiatan wirid yasin tersebut dijadwalkan berlangsung di rumah Evi, warga Dusun I Lorong Makam, Desa Karya Maju. Namun, Evi diketahui sedang bekerja di Malaysia sehingga pelaksanaan acara ditangani oleh anggota keluarganya, Aini.

Untuk keperluan acara tersebut, pihak keluarga diketahui memesan sebanyak 120 bungkus mi rebus dari jasa katering yang berasal dari Kecamatan Secanggang.

Beberapa jam setelah menyantap makanan tersebut, sejumlah undangan mulai mengalami berbagai keluhan, seperti pusing, sakit kepala, mual, muntah, diare, nyeri pada tulang, hingga tubuh terasa lemas dan sulit digerakkan.

Puluhan Warga Mendapatkan Perawatan Medis

Warga yang mengalami gejala tersebut telah mendapatkan penanganan medis. Sebagian dirawat oleh petugas Puskesmas, sementara lainnya mendapatkan perawatan di rumah, termasuk pemberian cairan infus dan obat-obatan.

Sejumlah warga juga menjalani perawatan inap di RSUD Tanjung Pura dan Rumah Sakit Putri Bidadari.

Kepala Desa Karya Maju, Anwar, membenarkan adanya sejumlah warga yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap mi rebus dalam acara wirid yasin tersebut.

“Ya, ada warga yang diduga keracunan mi rebus. Kalau dari desa kita, sekitar 20-an orang. Namun, untuk warga dari luar desa, saya belum mengetahui berapa jumlah keseluruhannya,” ujar Anwar.

Korban Mengeluhkan Pusing, Mual, dan Tubuh Lemas

Salah seorang warga Pematang Cengal Barat, Cici Cahaya (34), bersama suaminya, Abdul Halim (43), mengaku mengalami gejala setelah menyantap mi rebus dalam acara tersebut.

Mereka mengeluhkan pusing, mual, badan terasa panas, serta tubuh terasa lemas hingga sulit digerakkan.

Cici juga mengatakan bahwa anak mereka, Jelita Rahmadani (16), turut mengalami gejala serupa. Keterangan tersebut disampaikan saat mereka berada di RSUD Tanjung Pura, Senin (26/10/2026).

Keluhan serupa juga dialami Riska Agustina (25), warga Teluk Bakung, yang diketahui sedang hamil lima bulan. Ia turut mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut dan mendapatkan penanganan medis.

Sembilan Pasien Tercatat Berobat ke RSUD Tanjung Pura

Berdasarkan data yang diperoleh dari RSUD Tanjung Pura, terdapat sembilan orang yang menjalani pengobatan terkait dugaan keracunan tersebut. Dari jumlah itu, tiga pasien masih menjalani rawat inap.

Salah seorang pasien yang masih dirawat diketahui merupakan seorang anak bernama M. Rapa. Sejumlah pasien lainnya yang mendapatkan perawatan antara lain Riska, Nur Adlena, Jelita Rama Dhani, Sarmina, Armanda, dan Revi Mahliza. Namun sebagian besar pasien sudah pulang.

Data tersebut merupakan jumlah pasien yang tercatat di RSUD Tanjung Pura dan belum tentu mencakup seluruh warga yang mengalami gejala serupa di fasilitas kesehatan lainnya.

Warga Teluk Bakung Juga Terdampak

Kepala Desa Teluk Bakung, Riza Ansyari, turut membenarkan bahwa sembilan warganya mengalami gejala yang diduga akibat keracunan mi rebus setelah menghadiri acara wirid yasin di Desa Karya Maju.

“Iya, Bang. Ada sembilan orang warga kita yang terkena dugaan keracunan mi rebus. Mereka merupakan keluarga dari pihak yang mengadakan hajatan wirid yasin. Mereka datang ke Karya Maju dan menyantap mi rebus. Ada juga yang membawa pulang mi rebus tersebut,” ungkap Riza.

Ia menduga kejadian tersebut berkaitan dengan makanan yang disajikan dalam acara wirid yasin. Namun, penyebab pasti kejadian itu masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.

Puskesmas dan Polsek Lakukan Penelusuran

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Puskesmas dan Polsek Tanjung Pura telah melakukan kunjungan kepada sejumlah pasien yang mengalami gejala dugaan keracunan.

Pihak kepolisian juga tengah melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah warga yang terdampak.

Editor: Reza Fahlevi

2,159 artikel