Realisasi Pembangunan Tanggul/Perapet Capai 46 Persen, Pengecoran Terkendala Hujan

Penulis · 2 menit baca · 469 dibaca

Dberita.ID | Langkat — Pekerjaan perbaikan dan pembangunan tanggul/perapet di sepanjang aliran Sungai Batang Serangan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, telah mencapai realisasi 46 persen. Meski pelaksanaan pengecoran terkendala hujan, para pekerja tetap melanjutkan pekerjaan dengan mempersiapkan pemasangan besi fondasi dan bekisting atau mal cor.

Direktur CV Krisa Tama, Doni Irvan Panjaitan, mengatakan bahwa pekerjaan tersebut terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Namun, kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pengecoran.

“Realisasi pekerjaan sudah mencapai 46 persen. Pekerjaan tetap berjalan dan bukan berarti mengalami keterlambatan. Hanya saja, ketika turun hujan, pengecoran tidak dapat dilakukan. Karena itu, para pekerja tetap melanjutkan pekerjaan lain, seperti persiapan pemasangan besi fondasi dan mal cor,” ujar Doni kepada awak media, Selasa (20/10/2026), di lokasi pekerjaan, Tanjung Pura.

Sementara itu, sejumlah warga setempat berharap pembangunan tanggul/perapet tersebut dapat diselesaikan secepat mungkin. Mereka menilai keberadaan infrastruktur tersebut sangat penting untuk membantu mengurangi risiko luapan air Sungai Batang Serangan yang dapat menggenangi kawasan permukiman perkotaan di Tanjung Pura.

Warga berharap tanggul/perapet yang dibangun dapat berfungsi secara optimal, terutama ketika debit air sungai meningkat akibat curah hujan tinggi.

Diketahui, pekerjaan perbaikan dan pembangunan tanggul/perapet tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Sumatera Utara.

Pembangunan infrastruktur tersebut memiliki panjang sekitar 1.085 meter, membentang di Lingkungan 1, Lingkungan 2, dan Lingkungan 3, Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Proyek tersebut memiliki nilai pekerjaan sekitar Rp2,996 miliar. Selain bertujuan memperkuat infrastruktur pengendalian luapan air sungai, pelaksanaannya juga menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar.

Masyarakat berharap pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi, sehingga tanggul/perapet tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga dan membantu mengurangi risiko banjir di kawasan Tanjung Pura.

Penulis: Tim Redaksi
Editor: Reza Fahlevi

2,160 artikel