Dberita.ID | Medan — Untuk terus mempererat silaturahmi dan keakraban antaralumni Fisika, Agama, dan Biologi (FISABI) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Medan angkatan 1989, Alumni FISABI MAN 89 kembali menggelar pengajian rutin triwulanan, Minggu (20/9/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para alumni untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga kebersamaan yang telah terjalin selama puluhan tahun. Dalam pengajian itu, para alumni mendapat tausiyah mengenai pentingnya menjaga silaturahmi serta keberkahan yang dapat diperoleh dari hubungan baik antarsesama.
Materi tersebut disampaikan Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag., yang juga merupakan pembina FISABI MAN 89.
Dalam sambutannya, Ketua FISABI MAN 89, Ir. Ulul Azmi Rau, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota serta keluarga besar Alumni FISABI MAN 89 yang tetap antusias mengikuti kegiatan pengajian rutin tersebut.
Menurutnya, terjaganya silaturahmi menjadi salah satu faktor penting yang membuat ikatan kekeluargaan para alumni tetap kuat hingga saat ini.
“Silaturahmi yang terjaga dengan sangat baik menjadi salah satu faktor penting langgengnya ikatan yang kita bangun hingga saat ini,” ujarnya.
Ulul Azmi Rau berharap tali silaturahmi yang telah terjalin di antara para alumni dapat terus dipertahankan dan semakin memberikan keberkahan, tidak hanya bagi alumni, tetapi juga bagi keluarga masing-masing.
Hal senada disampaikan Sekretaris dan Bendahara FISABI MAN 89, Syafruddin Nasution dan Nurasiah Harahap, S.Ag., M.H. Keduanya menilai silaturahmi merupakan salah satu kekuatan utama dalam membangun kebersamaan sekaligus mendukung kelancaran roda organisasi FISABI MAN 89.
“Semoga apa yang selama ini kita laksanakan diridai Allah SWT dan dapat mendatangkan kebaikan serta keberkahan bagi kita semua,” ujar mereka.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Prof. Dr. H. Muzakkir, M.Ag. menekankan bahwa silaturahmi merupakan bagian penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, khususnya di kalangan Alumni FISABI MAN 89.
Ia menjelaskan, silaturahmi juga memiliki kaitan dengan keberkahan dan rezeki. Menurutnya, rezeki tidak hanya berupa materi, tetapi juga dapat berupa kesehatan, keluarga yang harmonis, anak yang saleh dan salehah, teman-teman yang baik, serta kesempatan untuk terus beribadah.
“Rezeki tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga kesehatan, keluarga yang harmonis, anak yang saleh dan salehah, teman yang baik, dan yang paling utama adalah kesempatan untuk beribadah,” ujar Prof. Muzakkir.
Prof. Muzakkir yang juga Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) serta Guru Besar Ilmu Tasawuf UINSU itu berharap silaturahmi di lingkungan FISABI MAN 89 dapat terus terjaga dan memberikan manfaat serta kebaikan bagi para alumni dan keluarga.
Kegiatan pengajian tersebut dipandu Wakil Ketua FISABI MAN 89, Ir. Raden Suwardi. Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Usman, S.Ag., dan ditutup dengan doa yang dipimpin T.A. Saladin, S.Ag.
Penulis: JH
Editor: Reza Fahlevi






