• REDAKSI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • Pedoman Media Siber
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
Dberita.id
  • HOME
  • ADVERTORIAL
  • TRENDING
  • AGRIBISNIS
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INSFRATUKTUR
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • Lainnya
    • RAGAM
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVERTORIAL
  • TRENDING
  • AGRIBISNIS
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INSFRATUKTUR
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • Lainnya
    • RAGAM
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
Dberita.id
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Seminar Nasional UNIROW, Wamensos Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Pengentasan Kemiskinan

Reza Fahlevi by Reza Fahlevi
27 Agustus 2026
in NASIONAL, News, PENDIDIKAN, RAGAM, TRENDING
0
Seminar Nasional UNIROW, Wamensos Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Pengentasan Kemiskinan

Wamensos Agus Jabo Priyono. (Int-Dberita.id)

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dberita.ID | Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengentasan kemiskinan melalui pengembangan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Agus Jabo saat menjadi narasumber Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat XI (SNasPPM XI) Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) dengan tema “Peran Strategis Pendidikan Tinggi untuk Membangun Generasi Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045”. Seminar digelar secara hybrid dari Aula Lantai II UNIROW, Tuban, dengan Wamensos Agus Jabo mengikuti kegiatan secara daring dari kantor Kementerian Sosial di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurut Agus Jabo, pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan pendapatan, tetapi juga akses terhadap pendidikan, kesehatan, gizi, keterampilan, modal, serta kesempatan kerja.

“Pendidikan bukan sekadar urusan sekolah. Pendidikan adalah alat perjuangan sosial, alat mobilisasi sosial, dan alat pembebasan manusia dari kemiskinan dan keterbelakangan,” ujar Agus Jabo.

Dalam konteks tersebut, ia menjelaskan Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar penyediaan ruang kelas dan asrama, tetapi bagian dari perjuangan memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar sekolah. Sekolah Rakyat adalah gerakan sosial, gerakan pembebasan melawan kemiskinan, gerakan untuk memuliakan rakyat, dan gerakan untuk membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga miskin,” katanya.

Agus Jabo menilai perguruan tinggi perlu mengambil peran lebih jauh dengan memastikan ilmu pengetahuan dan riset memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ilmu pengetahuan tidak boleh hanya berputar di ruang seminar, riset tidak boleh hanya berhenti di jurnal, mahasiswa tidak boleh hanya mengejar nilai, dosen tidak boleh hanya mengejar publikasi. Karena ilmu pengetahuan yang tidak menyentuh persoalan rakyat akan kehilangan sebagian dari maknanya,” tegasnya.

Ia mendorong kampus mengukur keberhasilan tidak hanya dari jumlah lulusan atau publikasi penelitian, tetapi juga dari perubahan yang dihasilkan bagi masyarakat.

“Jangan hanya bertanya berapa banyak penelitian yang kita publikasikan, tetapi tanyakanlah berapa banyak petani, nelayan, UMKM, dan masyarakat miskin yang produktivitasnya meningkat karena dukungan dari kampus dan lulusan-lulusan perguruan tinggi,” ujarnya.

Menurut Agus Jabo, kolaborasi antara Kemensos dan perguruan tinggi dapat diarahkan pada pemberdayaan masyarakat. Kemensos memiliki sasaran program, pendamping sosial, sentra, dan berbagai instrumen layanan sosial, sementara perguruan tinggi memiliki ilmu pengetahuan, dosen, mahasiswa, laboratorium, riset, dan inovasi.

“Kalau kekuatan ini kita gabungkan, kita bisa melakukan sesuatu yang jauh lebih besar. Kemensos membawa persoalan nyata, kampus membawa ilmu pengetahuan, dunia usaha membawa modal dan pasar, pemerintah daerah membawa potensi wilayah, masyarakat akan menjadi pelaku utamanya. Inilah yang saya sebut sebagai ekosistem pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan perlindungan sosial tetap dibutuhkan bagi masyarakat yang menghadapi krisis dan membutuhkan bantuan. Namun, intervensi sosial perlu diarahkan hingga masyarakat mampu mandiri.

“Tugas kita bukan membuat masyarakat harus menunggu bantuan sosial. Tugas kita adalah membuat masyarakat bisa berdaya dan mandiri, hidup sejahtera,” kata Agus Jabo.

Karena itu, Kemensos mendorong pendekatan pemberdayaan ekonomi yang menggabungkan kewirausahaan, bantuan modal, dan pelatihan keterampilan. Menurut Agus Jabo, perguruan tinggi dapat berkolaborasi melalui pendampingan berkelanjutan, mulai dari asesmen, pelatihan, praktik, akses modal dan pasar, pengembangan usaha, hingga evaluasi dan graduasi.

Ia juga mengajak perguruan tinggi membangun gerakan “Kampus Berdaya Menuju Masyarakat Mandiri”, antara lain melalui desa binaan, UMKM binaan, laboratorium kewirausahaan sosial, serta program pemberdayaan yang melibatkan mahasiswa secara langsung.

“Bukan berapa banyak kegiatan yang kita lakukan, tetapi berapa banyak pendapatan masyarakat meningkat, berapa banyak usaha tumbuh, berapa banyak lapangan kerja kita ciptakan, berapa banyak keluarga keluar dari kemiskinan, dan berapa keluarga yang sudah berdaya dan mandiri,” tegasnya.

Agus Jabo berharap perguruan tinggi dapat melahirkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga produktif, berkarakter, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

“Dari kampus kita bangun ilmu, dari ilmu kita bangun inovasi, dari inovasi kita bangun produksi, dari produksi kita bangun kemandirian dan kesejahteraan. Dan dari kesejahteraan rakyat, kita bangun Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Editor: Reza Fahlevi
Sumber: Kemensos.go.id

Dibaca 612
Tags: #JAKARTA#Seminar Nasional UNIROW#Wamensos#Wamensos Tekankan Peran Perguruan Tinggi dalam Pengentasan Kemiskinan
Previous Post

Camat Pematang Jaya Berkolaborasi dengan BAZNAS Langkat Bedah Dua Rumah Warga

Next Post

Puluhan Tahun Menanti, Akhirnya Ujang Suhardi Miliki Rumah Layak Huni

Reza Fahlevi

Reza Fahlevi

Next Post
Puluhan Tahun Menanti, Akhirnya Ujang Suhardi Miliki Rumah Layak Huni

Puluhan Tahun Menanti, Akhirnya Ujang Suhardi Miliki Rumah Layak Huni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Seorang Wanita Nyaris Terluka Kenak Bacok di Tanjung Pura, Ini Penyebabnya? 

Seorang Wanita Nyaris Terluka Kenak Bacok di Tanjung Pura, Ini Penyebabnya? 

9 Desember 2023
Pj Bupati Langkat Akan Teken SK Guru PPPK Jika Ada Perintah

Pj Bupati Langkat Akan Teken SK Guru PPPK Jika Ada Perintah

15 Juli 2024
Tim Gegana Polda Sumut Selidiki Temuan Puluhan Diduga Bom di Areal Kebun PT LNK Hinai-Langkat

Tim Gegana Polda Sumut Selidiki Temuan Puluhan Diduga Bom di Areal Kebun PT LNK Hinai-Langkat

26 Juni 2025
Arogansi Mengatasnamakan Ormas Berujung Teror dan Pembacokan Warga Desa Pematang Tengah

Arogansi Mengatasnamakan Ormas Berujung Teror dan Pembacokan Warga Desa Pematang Tengah

17 Desember 2025
Mendag Zulkifli Hasan Dukung Pembangunan Pasar di Langkat

Mendag Zulkifli Hasan Dukung Pembangunan Pasar di Langkat

0
Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai

Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai

0
Djohar Arifin Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Binjai

Djohar Arifin Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Binjai

0
Afandin Terima Audiensi MPHD USAID, ISORI dan Karang Taruna Langkat

Afandin Terima Audiensi MPHD USAID, ISORI dan Karang Taruna Langkat

0
Forprovsu 2026, Dispora Harapkan KORMI Medan Raih Prestasi Maksimal

Forprovsu 2026, Dispora Harapkan KORMI Medan Raih Prestasi Maksimal

8 September 2026
Ketua DPRD Dukung SMSI Lamongan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

Ketua DPRD Dukung SMSI Lamongan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

7 September 2026
Curah Hujan Tinggi dan Pasang Laut, Warga Dusun Sidodadi Desa Sekoci Mengungsi

Curah Hujan Tinggi dan Pasang Laut, Warga Dusun Sidodadi Desa Sekoci Mengungsi

7 September 2026
Babinsa Tikung Cek Rumah Warga Roboh Akibat Angin Kencang

Babinsa Tikung Cek Rumah Warga Roboh Akibat Angin Kencang

7 September 2026

Recent News

Forprovsu 2026, Dispora Harapkan KORMI Medan Raih Prestasi Maksimal

Forprovsu 2026, Dispora Harapkan KORMI Medan Raih Prestasi Maksimal

8 September 2026
Ketua DPRD Dukung SMSI Lamongan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

Ketua DPRD Dukung SMSI Lamongan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

7 September 2026
Curah Hujan Tinggi dan Pasang Laut, Warga Dusun Sidodadi Desa Sekoci Mengungsi

Curah Hujan Tinggi dan Pasang Laut, Warga Dusun Sidodadi Desa Sekoci Mengungsi

7 September 2026
Babinsa Tikung Cek Rumah Warga Roboh Akibat Angin Kencang

Babinsa Tikung Cek Rumah Warga Roboh Akibat Angin Kencang

7 September 2026

Browse by Category

  • ADVERTORIAL
  • AGRIBISNIS
  • DAERAH
  • DESA
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INSFRATUKTUR
  • INTERNASIONAL
  • Mobile
  • NASIONAL
  • News
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • Teknologi
  • TRENDING

Recent News

Forprovsu 2026, Dispora Harapkan KORMI Medan Raih Prestasi Maksimal

Forprovsu 2026, Dispora Harapkan KORMI Medan Raih Prestasi Maksimal

8 September 2026
Ketua DPRD Dukung SMSI Lamongan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

Ketua DPRD Dukung SMSI Lamongan Tingkatkan Kualitas Jurnalistik

7 September 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • Pedoman Media Siber
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

Hak Cipta Dberita.id © 2024

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVERTORIAL
  • TRENDING
  • AGRIBISNIS
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INSFRATUKTUR
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • Lainnya
    • RAGAM
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK

Hak Cipta Dberita.id © 2024