Dberita.ID | Langkat — Tangis haru dan bahagia terpancar dari wajah pasangan suami istri Muhammad Isa (72) dan Poniyem (65) saat menerima kunci rumah setelah kediaman mereka yang sebelumnya tidak layak huni selesai dibedah.
Kegiatan bedah rumah tersebut merupakan prakarsa Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritonga melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Pematang Jaya, bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Langkat. Kegiatan dilaksanakan di Dusun V Air Putih, Desa Salahaji, Kecamatan Pematang Jaya, Selasa (25/8/2026).
Selain rumah milik Muhammad Isa dan Poniyem, program bedah rumah tersebut juga menyasar satu unit rumah milik Ujang Suhardi yang sama-sama berada di Dusun Air Putih, Desa Salahaji.
Sebelum peletakan batu pertama, kegiatan diawali dengan laporan Ketua UPZ Kecamatan Pematang Jaya, Sumadi, SE. Ia menyampaikan bahwa program bedah rumah tidak layak huni tersebut dilaksanakan untuk membantu dua keluarga yang membutuhkan.
Menurut Sumadi, sumber dana pembangunan dua unit rumah tersebut berasal dari infak dan sumbangan para kepala desa beserta perangkat desa se-Kecamatan Pematang Jaya, ASN yang bertugas di Kecamatan Pematang Jaya, serta sejumlah stakeholder lainnya.
UPZ Kecamatan Pematang Jaya juga mendapatkan dukungan dari Dr. Dony Setha, ST, SH, MH, yang merupakan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Langkat.
Kepala Desa Salahaji, Lestari, S.Pd.I., mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan.
“Alhamdulillah, rumah warga kami yang memang sangat tidak layak huni akhirnya dapat dibangun. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lestari juga menyampaikan kondisi pembangunan di Dusun Air Putih dan Paya Rumpun yang dinilai masih tertinggal dibandingkan dengan dusun lainnya di Kecamatan Pematang Jaya.
Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah jarak kedua dusun yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kecamatan Pematang Jaya maupun ibu kota Kabupaten Langkat.
Ia mengatakan, masyarakat kedua dusun tersebut saat ini telah menyampaikan proposal pemekaran kepada Pemerintah Kabupaten Langkat. Harapannya, Dusun Air Putih dan Paya Rumpun dapat dimekarkan menjadi desa tersendiri sehingga pelayanan pemerintahan dan pembangunan masyarakat dapat lebih optimal.
“Kami mewakili masyarakat Desa Salahaji, khususnya masyarakat di kedua dusun tersebut, menitipkan salam dan harapan kepada Bapak Camat dan Bapak Wakil Ketua BAZNAS Langkat agar dapat menyampaikan kepada Ibu Plt. Bupati Langkat. Kami berharap Ibu Plt. Bupati Langkat dapat berkunjung ke Desa Salahaji untuk bersilaturahmi dengan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritonga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerja sama serta kerja keras UPZ Kecamatan Pematang Jaya sehingga program bedah rumah dua unit tersebut dapat terlaksana.
“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kecamatan Pematang Jaya, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Pematang Jaya, seluruh ASN yang bertugas di kantor camat, UPT, koordinator dinas, para kepala sekolah dan dewan guru, serta seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan yang mulia ini,” katanya.
Hairul Amin berharap kegiatan sosial tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, mengingat masih terdapat cukup banyak rumah tidak layak huni di Kecamatan Pematang Jaya yang membutuhkan perhatian.
“Semoga kegiatan positif ini dapat terus kita laksanakan. Karena masih banyak rumah tidak layak huni di Kecamatan Pematang Jaya yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Langkat, H. Rismandianto Karo Karo, yang mewakili Ketua BAZNAS Langkat, mengapresiasi langkah UPZ Kecamatan Pematang Jaya dalam membantu masyarakat.
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan UPZ Pematang Jaya tersebut sangat membantu Pemerintah Kabupaten Langkat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penanganan rumah tidak layak huni.
Selain memberikan dukungan terhadap kegiatan bedah rumah, H. Rismandianto juga memberikan penjelasan kepada masyarakat yang hadir mengenai perbedaan antara zakat, infak, sedekah, serta zakat muqayyad.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Pematang Jaya, Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Langkat, Bhabinkamtibmas Desa Salahaji, Manager PT MKP, Ketua PAC Pemuda Pancasila, para kepala desa se-Kecamatan Pematang Jaya, Ketua dan anggota BPD Salahaji, para kepala sekolah, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Program bedah rumah tersebut diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi contoh semangat gotong royong antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BAZNAS, UPZ, ASN, dunia usaha, dan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan.
Penulis: ANS
Editor: Reza Fahlevi















