Dberita.ID | Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan pejabat administrator serta pejabat fungsional di lingkungan BNN. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Muhammad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (27/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Sebanyak 214 pegawai resmi dilantik, yang berasal dari BNN Pusat, BNN Provinsi, hingga BNN Kabupaten/Kota. Prosesi pelantikan dilaksanakan secara luring dan daring, sehingga dapat diikuti peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pejabat yang dilantik terdiri atas administrator dan berbagai jabatan fungsional, meliputi pengangkatan kembali, kenaikan jenjang, serta perpindahan jabatan. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial administratif, melainkan peneguhan komitmen moral, integritas, dan tanggung jawab dalam mengemban amanah negara.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial administratif, tetapi juga peneguhan komitmen moral, integritas, dan tanggung jawab dalam mengemban amanah negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, sumpah dan janji jabatan merupakan ikrar kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, dan negara untuk menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan berintegritas.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap pejabat di lingkungan BNN memiliki peran strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat dan pemersatu bangsa.
“Kinerja tidak hanya diukur dari capaian administratif, tetapi juga dari dampak nyata terhadap upaya pencegahan, pemberantasan, serta pemulihan korban penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Dalam amanatnya, ia juga menekankan pentingnya menjadikan semangat War on Drugs for Humanity sebagai landasan dalam pelaksanaan tugas. Melalui pelantikan ini, BNN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi melalui sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil, guna menghadapi tantangan penanganan narkotika yang semakin kompleks.
Editor: Reza Fahlevi
Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN















