Dberita.ID | Langkat — Setelah puluhan tahun tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni, akhirnya Ujang Suhardi (58), warga Dusun V Air Putih, Desa Salahaji, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, dapat mewujudkan impiannya untuk memiliki rumah yang lebih layak dan nyaman.
Impian tersebut telah dinantikan Ujang sejak puluhan tahun lalu. Rumah yang selama ini ditempatinya bersama adik kandungnya, Cecep Suharsono (52), merupakan rumah peninggalan orang tua mereka yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
“Sudah dari zaman Pak Presiden Soeharto rumah saya berulang kali difoto-foto oleh perangkat desa. Tapi baru sekarang rumah ini bisa dibangun,” ujar Ujang Suhardi, didampingi adiknya Cecep Suharsono.
Menurut Ujang, rumah tersebut dibangun oleh orang tuanya pada 1978. Bangunan rumah menggunakan kayu bulat dengan atap rumbia. Selama puluhan tahun, perbaikan yang dilakukan hanya sebatas mengganti atau menambal bagian atap yang bocor.
“Rumah kami ini dibangun orang tua sejak tahun 1978. Bahannya kayu bulat dan atap rumbia. Selama ini yang saya ganti paling hanya atapnya saja kalau bocor. Dinding dan tiangnya tidak pernah diganti,” tuturnya.
Kepala Desa Salahaji, Lestari, S.Pd.I., membenarkan bahwa Ujang Suhardi bersama adiknya telah bertahun-tahun tinggal di rumah yang kondisinya sangat tidak layak huni.
“Bang Ujang bersama adiknya memang sudah bertahun-tahun tinggal di rumah yang sangat tidak layak untuk dihuni. Kehidupan mereka juga tidak seperti masyarakat pada umumnya. Bahkan sampai usia mendekati 60 tahun, keduanya belum berumah tangga,” ungkap Lestari.
Lestari mengatakan, pemerintah desa sebelumnya telah beberapa kali mengusulkan pembangunan rumah tersebut kepada pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten. Namun, baru tahun ini harapan tersebut dapat terealisasi.
“Kami sudah berulang kali mengusulkan kepada pemerintah kecamatan dan kabupaten agar rumah Bang Ujang dibangun. Alhamdulillah, baru saat ini keinginan tersebut dapat terwujud,” katanya.
#Dibangun melalui Infaq dan Kepedulian Masyarakat
Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Langkat, H. Rismandianto Karo Karo, yang ditemui saat kegiatan bedah rumah, Kamis (27/8/2026), mengatakan pembangunan rumah Ujang Suhardi merupakan inisiatif dan prakarsa Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritonga, S.Sos., M.M., bersama Kepala Desa Salahaji Lestari, S.Pd.I.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Pematang Jaya.
“Bedah rumah milik Bapak Ujang Suhardi ini merupakan inisiatif dan prakarsa Bapak Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritonga bersama Ibu Kepala Desa Salahaji melalui UPZ Kecamatan Pematang Jaya,” ujar Rismandianto.
Ia menjelaskan, dana pembangunan rumah tersebut bersumber dari infaq dan sumbangan para kepala desa beserta perangkat desa serta ASN yang berada di Kecamatan Pematang Jaya. Dana tersebut kemudian dikumpulkan melalui UPZ Kecamatan Pematang Jaya dan disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Langkat untuk pembangunan rumah.
“Dananya berasal dari infaq dan sumbangan para kepala desa beserta perangkatnya serta seluruh ASN yang ada di Kecamatan Pematang Jaya. Infaq tersebut dikumpulkan melalui UPZ dan selanjutnya disampaikan kepada BAZNAS Kabupaten Langkat untuk pembangunan rumah ini,” jelasnya.
# Penyerahan Kunci Diwarnai Tangis Haru
Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritonga, saat menyerahkan kunci rumah baru kepada Ujang Suhardi, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Pematang Jaya beserta pengurus, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Langkat, Kepala Desa Salahaji, serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pembangunan rumah tersebut.
Dengan suara bergetar dan menahan tangis haru, Hairul Amin mengatakan bahwa bedah rumah tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang selama puluhan tahun tinggal dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
“Alhamdulillah, hari ini rumah Pak Ujang yang selama puluhan tahun kondisinya sangat memprihatinkan akhirnya dapat kita bangun dan diserahkan kepada beliau. Ini tentu berkat kepedulian dan kebersamaan seluruh pihak,” ujarnya.
Suasana haru dan tangisan bahagia pun mewarnai prosesi penyerahan kunci rumah. Ujang Suhardi dan adiknya terlihat terharu menerima rumah baru yang selama ini hanya menjadi impian.
Masyarakat yang hadir turut merasakan kebahagiaan tersebut. Setelah bertahun-tahun menanti, akhirnya Ujang dan adiknya dapat menempati rumah yang jauh lebih layak.
# Camat Upayakan Sambungan Listrik
Meski telah memiliki rumah baru, masih terdapat kebutuhan lain yang perlu diperhatikan, yakni sambungan listrik PLN.
Menanggapi hal tersebut, Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritonga mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan PLN Pangkalan Susu untuk mengetahui kemungkinan adanya program pemasangan listrik gratis bagi keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem.
“Kita akan berkoordinasi dengan pihak PLN Pangkalan Susu. Mudah-mudahan ada program pemasangan listrik gratis bagi keluarga miskin ekstrem seperti Pak Ujang,” katanya.
Dengan terbangunnya rumah tersebut, harapan baru kini hadir bagi Ujang Suhardi dan adiknya. Rumah yang selama puluhan tahun menjadi tempat berteduh dalam kondisi memprihatinkan kini telah berganti menjadi hunian yang lebih layak.
Kegiatan bedah rumah dan penyerahan kunci tersebut turut dihadiri Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Langkat H. Rismandianto Karo Karo, Camat Pematang Jaya Hairul Amin Ritonga beserta pengurus TP PKK Kecamatan Pematang Jaya, Ketua UPZ Pematang Jaya, pengurus PAC Pemuda Pancasila, tokoh agama, tokoh masyarakat, warga, serta undangan lainnya.
Penulis: ANS
Editor: Reza Fahlevi















