Dberita.ID | Langkat — Nama Tengku Onny Razifah Hafas merupakan salah satu sosok yang dikenal sebagai zuriat atau keturunan Sultan Machmud Abdul Djalil Rachmadsyah, Sultan Langkat III.
Informasi dirangkum awak media ini, Kamis (13/8/2026), sebagai bagian dari keluarga zuriat Kesultanan Langkat, Tengku Onny Razifah Hafas beberapa kali menyampaikan pandangan mengenai pentingnya menjaga, mengenang dan menghargai sejarah Kesultanan Langkat sebagai bagian dari perjalanan panjang daerah tersebut.
Dalam pemberitaan pada Januari 2020, Tengku Onny menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Langkat tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk mengingat kembali perjalanan sejarah Langkat, termasuk masa ketika pemerintahan Langkat masih berbentuk kesultanan.
“Peringatan hari lahirnya Langkat merupakan sebuah momentum yang tidak terlupakan pada masa silam. Pada masa itu sistem pemerintahannya bersifat kerajaan. Mari kita merenung dan mengenang sejarah sebagai tolok ukur bagi kita di masa yang akan datang,” ujar Tengku Onny dalam pemberitaan tersebut.
Tengku Onny juga menyinggung kontribusi Sultan Machmud Abdul Djalil Rachmadsyah terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menyampaikan bahwa keluarga zuriat Kesultanan Langkat tidak mengharapkan balasan atas jasa para pendahulunya, namun berharap sejarah dan kontribusi Kesultanan Langkat tetap dihargai serta tidak dilupakan.
Menurutnya, sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi merupakan identitas yang dapat menjadi pijakan bagi generasi sekarang dan mendatang dalam memahami asal-usul daerah.
Selain persoalan sejarah, Tengku Onny juga menunjukkan perhatian terhadap peninggalan Kesultanan Langkat. Pada 2023, ia memberikan apresiasi terhadap mantan Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok yang dinilainya memiliki perhatian terhadap makam-makam leluhur Kesultanan Langkat.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa bagi zuriat Kesultanan Langkat, keberadaan makam, peninggalan sejarah, serta nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Langkat.
Mengenal Sultan Machmud Abdul Djalil Rachmadsyah
Sultan Machmud Abdul Djalil Rachmadsyah dikenal sebagai Sultan Langkat III. Dalam catatan sejarah Kesultanan Langkat, masa pemerintahan kesultanan menjadi bagian penting dari perjalanan terbentuknya Langkat hingga memasuki era Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Karena itu, keberadaan para zuriat Kesultanan Langkat seperti Tengku Onny Razifah Hafas tidak hanya berkaitan dengan garis keturunan, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian sejarah dan warisan Kesultanan Langkat.
Di tengah perkembangan zaman, keberadaan sejarah Kesultanan Langkat dinilai penting untuk terus dikenalkan kepada generasi muda. Sejarah tersebut dapat menjadi sumber pengetahuan sekaligus pengingat mengenai perjalanan masyarakat Langkat dari masa kesultanan hingga menjadi bagian dari Indonesia.
Bagi Tengku Onny Razifah Hafas, menjaga sejarah berarti menjaga identitas. Oleh sebab itu, peninggalan sejarah Kesultanan Langkat diharapkan tidak hanya dikenang dalam kegiatan tertentu, tetapi juga dirawat dan diperkenalkan secara berkelanjutan kepada masyarakat.
Dengan demikian, kisah tentang Tengku Onny Razifah Hafas sebagai zuriat Sultan Machmud Abdul Djalil Rachmadsyah menjadi bagian dari upaya untuk terus menghidupkan kembali perhatian terhadap sejarah, budaya dan warisan Kesultanan Langkat.
Editor: Reza Fahlevi
Sumber: Dikutif dari Beberapa Pemberitaan Medsos















