Dberita.ID | Langkat — Rencana pelaksanaan voting pemilihan Ketua Pengurus Pasar Tradisional (Pajak Baru) di Jalan Khairil Anwar Lingkungan XII, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, menuai sorotan tajam. Kebijakan tersebut diduga tidak lepas dari kepentingan pihak tertentu yang berupaya mengambil alih pengelolaan pasar.
Selama ini, kondisi pasar diketahui relatif kondusif di bawah kepemimpinan Khairul Umri. Penataan pasar dinilai berjalan baik, menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Namun, situasi tersebut kini terancam berubah. Beredarnya surat dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Langkat memicu keresahan di kalangan pengurus dan pedagang. Surat itu disebut menjadi dasar rencana pergantian kepengurusan melalui mekanisme voting.
Informasi dirangkum awak media, sejumlah pihak menilai, mekanisme tersebut rawan disusupi kepentingan, termasuk dugaan praktik politik uang dan intervensi oknum pejabat. Jika hal ini benar terjadi, maka bukan tidak mungkin akan memicu konflik terbuka di tengah masyarakat pedagang.
“Pasar ini sudah berjalan baik. Kalau dipaksakan voting dengan kepentingan tertentu, bisa menimbulkan gejolak,” ujar Tengku Onny Rafizah Hafas selaku Ketua Umum Masyarakat Adat Tengku Mahmud Abdul Jalil Rahmatsyah-Sultan Langkat ke-3, Rabu (6/5/2026).
Selain itu, munculnya kandidat dari luar lingkungan pasar juga menjadi perhatian. Kehadiran pihak eksternal dikhawatirkan akan memicu resistensi dari masyarakat setempat yang selama ini menjadi bagian dari pengelolaan pasar.
Sebagai solusi, sejumlah pihak mendorong Pemerintah Kabupaten Langkat untuk tidak gegabah mengambil kebijakan. Pembentukan Perusahaan Daerah (PD) Pasar atau Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dinilai sebagai langkah yang lebih tepat untuk menciptakan sistem pengelolaan yang profesional, transparan, dan memiliki kepastian hukum.
Jika tidak ditangani secara bijak, polemik ini dikhawatirkan akan berkembang menjadi konflik sosial yang merugikan banyak pihak, khususnya para pedagang kecil di Tanjung Pura.
Diketahui, Voting Pemilihan Ketua Pengelola Pasar Tradisonal di Jalan Khairil Anwar, Tanjung Pura, dilakukan pada esok pagi, dilokasi Pajak Baru (Pasar Tradisional) di Lingkungan XII, Kelurahan Pekan Tanjung Pura.
Editor: Reza Fahlevi















