Dberita.ID | Lamongan — Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keselamatan di perairan sejak usia dini, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lamongan menggelar pelatihan berenang serta teknik pertolongan di air bagi para santri Pondok Pesantren Modern Al Manar Sedayulawas, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kolam Renang Malindo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, mulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama personel Satpolairud Polres Lamongan dan personel Satpolair BKO Polda Jawa Timur. Sebanyak 80 santri putra dan putri mengikuti pelatihan dengan antusias.
Dalam pelatihan tersebut, para santri diberikan pemahaman dasar mengenai kemampuan berenang sebagai bekal untuk melakukan pertolongan di air.
Mereka juga mendapatkan materi tentang teknik evakuasi korban tenggelam serta prosedur pertolongan pertama yang aman dan tepat saat terjadi kecelakaan di perairan.
Tidak hanya menerima teori, para peserta juga mengikuti praktik langsung berbagai teknik penyelamatan korban tenggelam. Materi yang diberikan meliputi metode Reach, yaitu memberikan pertolongan dari tepi kolam atau dermaga dengan meraih korban menggunakan alat bantu; Throw, yakni melemparkan alat apung kepada korban; Row, yaitu mendekati korban menggunakan perahu sebelum melakukan metode Reach atau Throw; Go, yakni mendekati korban dengan membawa alat bantu apung apabila korban tidak dapat dijangkau menggunakan perahu; serta Tow/Carry, yaitu teknik penyelamatan dengan kontak langsung untuk membawa korban menuju tempat yang aman.
Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya edukasi sekaligus langkah preventif untuk menanamkan budaya keselamatan di perairan kepada generasi muda.
“Dengan mengenalkan teknik berenang dan pertolongan di air sejak dini, kami berharap para santri memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dasar yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun membantu orang lain saat terjadi kondisi darurat di perairan,” ujar IPDA Hamzaid.
Menurutnya, wilayah Indonesia yang didominasi perairan menjadikan keterampilan berenang dan pengetahuan tentang keselamatan air sebagai kemampuan penting yang perlu dimiliki masyarakat, termasuk kalangan pelajar dan santri.
Melalui kegiatan ini, Satpolairud Polres Lamongan berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di perairan semakin meningkat. Dengan pemahaman dan keterampilan yang memadai, risiko kecelakaan maupun korban tenggelam di wilayah perairan diharapkan dapat diminimalkan.
Penulis: Iswanto
Editor: Reza Fahlevi















