Dberita.ID | Lamongan — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Lamongan terus memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga, organisasi jurnalis, dan berbagai elemen masyarakat guna menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan pembinaan organisasi kemasyarakatan bertema “Penguatan Sinergi Organisasi Kemasyarakatan dalam Mendukung Pembangunan dan Mewujudkan Kondusivitas Wilayah”, yang digelar Kamis (3/9/2026) di Gedung Handayani, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.
Kepala Bakesbangpol Lamongan Johny Indrianto Firmansyah, S.STP., M.Si., mengatakan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Organisasi kemasyarakatan merupakan bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan harus terus diperkuat,” ujarnya.
Menurutnya, ormas diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat. Perbedaan pandangan, katanya, harus dikelola melalui komunikasi dan kedewasaan.
Sementara itu, Ketua Komunitas Jurnalis Lamongan (KJL) Ferry Fadli menyambut positif forum tersebut. Namun, ia mengingatkan agar sinergi tidak berhenti pada kegiatan seremonial dan tidak menghilangkan independensi pers.
“Bagi organisasi jurnalis, sinergi bukan berarti kehilangan independensi.
Pemerintah dapat menyampaikan kebijakan dan programnya secara terbuka, sementara pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional,” tegasnya.
Ferry menambahkan, kritik yang berbasis data dan fakta bukan berarti berseberangan dengan pemerintah. Justru kritik dapat menjadi masukan untuk memperbaiki kebijakan publik.
“Di era digital, tantangan kita bukan hanya menyampaikan informasi dengan cepat, tetapi memastikan informasi tersebut benar, berimbang dan tidak menimbulkan kegaduhan,” katanya.
Ia juga mengingatkan insan pers untuk tetap mengedepankan verifikasi, keberimbangan, dan kode etik jurnalistik dalam setiap pemberitaan.
“Kami dari KJL menyambut baik ruang komunikasi seperti ini. Pers harus tetap independen, tetapi independensi tidak berarti menutup diri dari komunikasi dengan pemerintah maupun organisasi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui penguatan komunikasi lintas elemen tersebut, sinergi pemerintah, ormas, dan pers diharapkan mampu menciptakan komunikasi publik yang sehat, memperkuat kondusivitas, serta mendukung pembangunan Kabupaten Lamongan yang transparan dan berkelanjutan.
Penulis: Iswanto
Editor: Reza Fahlevi















