Dberita.ID | Langkat — Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Eddy Wijaya, menyatakan akan terus mendukung dan membantu perjuangan masyarakat korban banjir yang hingga kini belum menerima bantuan dari pemerintah. Ia bahkan menegaskan siap ikut mengawal aksi damai jilid II apabila hingga batas waktu yang ditentukan belum ada kepastian penyaluran bantuan.
Pernyataan tersebut disampaikan Eddy Wijaya di Stabat, Selasa (28/7/2026), sebagai respons atas aksi unjuk rasa ribuan warga korban banjir yang digelar di Kecamatan Besitang pada Senin (27/7/2026).
Eddy Wijaya mengatakan, apabila hingga 10 Agustus 2026 pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Langkat belum memberikan kepastian terkait penyaluran bantuan bagi korban banjir, dirinya mendukung aksi damai yang dilakukan masyarakat, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, tentang aksi damai tetsebut.
“Jika sampai 10 Agustus belum ada kepastian, saya siap mendukung dan bersama masyarakat menggelar aksi damai sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya, ribuan warga korban banjir menggelar demonstrasi besar-besaran yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola eks PT RGM, Kelurahan Pekan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas belum cairnya bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Langkat, khususnya di Kecamatan Besitang dan sejumlah kecamatan lainnya. Massa menuntut kejelasan mengenai penyaluran bantuan stimulan serta bantuan sosial (bansos) yang hingga kini dinilai belum memiliki kepastian.
Karena belum memperoleh jawaban yang memuaskan dari pemerintah, massa kemudian melanjutkan aksi dengan turun ke Jalan Lintas Nasional Medan–Aceh. Para demonstran bertahan di kawasan Simpang RGM, sekitar Kantor Camat Besitang, sambil terus menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera merealisasikan bantuan pascabanjir yang telah lama dinantikan masyarakat.
Editor: Reza Fahlevi















