Dberita.ID | Langkat — Ratusan umat Buddha dari Kecamatan Tanjung Pura dan berbagai wilayah di Kabupaten Langkat memadati Vihara Avalokitesvara untuk melaksanakan sembahyang dan doa bersama dalam rangka memperingati hari jadi vihara yang diperkirakan telah berusia sekitar 104 tahuntahun, Sabtu (27/6/2026).
Vihara Avalokitesvara yang berada di Desa Pematang Serai, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, merupakan salah satu tempat ibadah umat Buddha yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Bangunan vihara tersebut diperkirakan telah berdiri sejak masa penjajahan Belanda dan menjadi saksi perjalanan panjang masyarakat setempat.
Pembina Yayasan Vihara Avalokitesvara, Aling, mengatakan bahwa vihara tersebut telah berdiri lebih dari satu abad dan menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di wilayah tersebut.
“Usia vihara ini diperkirakan sudah sekitar satu abad dan telah ada sejak zaman penjajahan Belanda,” ujar Aling.
Selain diisi dengan kegiatan sembahyang dan doa bersama, peringatan hari jadi vihara juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan umat serta masyarakat sekitar.
Perayaan berlangsung dengan penuh khidmat, namun tetap semarak dalam suasana kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarumat sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya dan keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Ratusan umat dan pengunjung tampak memadati area vihara sejak pagi hari. Sejumlah warga juga terlihat mengabadikan momen perayaan yang berlangsung meriah dan penuh makna tersebut.
Kemegahan bangunan vihara yang didominasi warna merah dan kuning dengan ornamen naga khas arsitektur Tionghoa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Keindahan bangunan bersejarah itu mencerminkan kekayaan budaya sekaligus nilai spiritual yang tetap terjaga selama lebih dari satu abad.
Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Vihara Avalokitesvara juga menjadi simbol kerukunan dan keberagaman masyarakat di Kabupaten Langkat. Perayaan hari jadi vihara tidak hanya dihadiri umat Buddha, tetapi juga menarik perhatian masyarakat umum yang datang untuk menyaksikan rangkaian kegiatan budaya dan keagamaan yang digelar.
Perayaan HUT Vihara Avalokitesvara ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang vihara sebagai pusat ibadah, pelestarian budaya, serta simbol toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Langkat.
Dengan usia yang telah melampaui satu abad, vihara tersebut terus menjadi warisan berharga yang menyatukan nilai sejarah, budaya, dan spiritual bagi generasi masa kini maupun yang akan datang.
Editor: Reza Fahlevi















