Dberita.ID | Medan — Setahun masa kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, dinilai berhasil menghadirkan berbagai solusi atas persoalan di Kota Medan.
Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, Medan memiliki beragam keunikan sekaligus problematika yang memerlukan penanganan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Menanggapi setahun kepemimpinan Rico–Zaki, pemerhati sosial Kota Medan, Idrus Djunaidi, SH, menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan dan sinergi yang ditunjukkan keduanya dalam membangun kota.
“Di tengah berbagai persoalan yang muncul, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan mampu menanganinya dengan baik. Keduanya menunjukkan sinergi nyata dalam mendorong pembangunan Kota Medan menjadi lebih baik,” ujar Idrus, kemarin.
Menurutnya, meski sempat diterpa isu perpecahan, Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap yang memiliki latar belakang berbeda mampu meredam isu tersebut dan justru semakin memperlihatkan kekompakan dalam menghadirkan solusi bagi pembangunan kota.
“Hal ini menunjukkan kedewasaan keduanya dalam menyikapi berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan pembangunan maupun isu personal,” katanya.
Idrus juga menanggapi anggapan sebagian pihak yang menilai pengambilan keputusan Wali Kota Medan terkesan lambat. Ia menilai, setiap keputusan diambil melalui kajian mendalam, baik secara ilmiah maupun sosial kemasyarakatan, dengan melibatkan tim ahli yang kompeten.
“Dengan proses kajian yang profesional, solusi atas satu persoalan tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi kepemimpinan Rico–Zaki di Kota Medan,” jelasnya.
Ia menambahkan, jargon “Medan untuk Semua” yang terus digaungkan Wali Kota Medan dinilai relevan dengan arah pembangunan kota saat ini.
“Jargon tersebut mencerminkan komitmen agar setiap program dan kebijakan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kota Medan serta terus ditingkatkan ke depannya,” pungkasnya.
Editor: Reza Fahkevi
Penulis: JH















