Dberita.ID, Puncak — Suasana hangat penuh semangat gotong royong terlihat di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) dari Pos Wuloni turun langsung membantu warga mempersiapkan lokasi pelaksanaan tradisi bakar batu, yang akan digelar pada Kamis, 23 Oktober 2025, dalam rangka peresmian kebun milik Bapak Nikson Murib.
Kegiatan yang dipimpin Letda Inf Arya tersebut merupakan bagian dari program Binter Terbatas (Pembinaan Teritorial Terbatas) Satgas Yonif 700/WYC. Sejak pagi, para prajurit bersama warga bahu-membahu menggali lubang, menyiapkan daun-daunan, serta menata batu yang akan digunakan dalam prosesi adat khas masyarakat Papua itu.
Menurut Letda Inf Arya, kegiatan ini tidak hanya sekadar bentuk bantuan fisik, tetapi juga wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami hadir bukan hanya untuk membantu persiapan acara, tetapi juga untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit Satgas dan masyarakat Wuloni. Tradisi bakar batu adalah simbol persaudaraan, dan kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari momen penting ini,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Sementara itu, Nikson Murib, pemilik kebun yang akan diresmikan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian prajurit TNI.
“Saya sangat senang dan bangga karena TNI mau datang membantu kami menyiapkan acara. Ini bukan sekadar kerja bakti, tapi bukti bahwa TNI dan masyarakat di sini satu hati. Terima kasih banyak kepada bapak-bapak TNI yang selalu dekat dengan kami,” tutur Nikson penuh haru.
Melalui kegiatan seperti ini, Satgas Yonif 700/WYC terus menunjukkan komitmennya untuk mempererat hubungan dengan masyarakat Papua. Tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif berperan dalam kegiatan sosial dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan warga di pegunungan tengah Papua.
Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, Satgas Yonif 700/WYC berharap kehadirannya dapat terus membawa manfaat, kedamaian, dan kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Puncak.
Editor: Reza Fahlevi
Sumber: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile 700/Wira Yudha Cakti















