Dberita.ID | Bangkinang — Morayya Fonaentin, siswi SMA Negeri 1 Bangkinang Kota, resmi terpilih mewakili Bangkinang Kota dalam ajang Puteri Pelajar Riau 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada awal Februari mendatang. Keikutsertaannya dalam kompetisi bergengsi tingkat provinsi ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan potensi dan kualitas generasi muda Riau di kancah yang lebih luas.
Sebagai pelajar yang aktif, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial tinggi, Ratu Morayya tidak hanya mengandalkan kemampuan penampilan dan public speaking, tetapi juga mengusung nilai-nilai positif yang relevan dengan kondisi sosial saat ini. Ia berkomitmen menjadikan ajang ini sebagai ruang untuk menyuarakan isu-isu penting bagi generasi muda.
Dalam kompetisi tersebut, Morayya membawa advokasi bertajuk #RatuBerAksi, sebuah gerakan yang berfokus pada isu kesehatan mental anak dan remaja. Advokasi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental di kalangan pelajar, yang dinilai masih kurang mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
Melalui gerakan #RatuBerAksi, ia berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar, orang tua, dan pendidik, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini. Morayya berharap inisiatif ini dapat menjadi wadah edukasi, dukungan, serta langkah preventif terhadap dampak buruk masalah mental health pada anak dan remaja.
Informasi dirangkum awak media ini, Minggu (2/2/2026), Morayya merupakan anak sulung dari pasangan Rahman Azmi, SE dan Reni Sri Anggraini, M.E. Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Bangkinang Kota dan Riau, untuk memberikan dukungan agar ia dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik dalam ajang Puteri Pelajar Riau 2026.
Jika berhasil memenangkan kompetisi ini, Morayya bertekad membawa nama Riau—khususnya Bangkinang Kota—ke tingkat nasional. Ia ingin membuktikan bahwa pelajar daerah mampu bersaing, berprestasi, serta berkontribusi nyata melalui kepedulian terhadap isu-isu sosial yang relevan dengan tantangan generasi masa kini.
Penulis: Hijrah
Editor: Reza Fahlevi















