• REDAKSI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • Pedoman Media Siber
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
Dberita.id
  • HOME
  • ADVERTORIAL
  • TRENDING
  • AGRIBISNIS
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INSFRATUKTUR
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • Lainnya
    • RAGAM
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVERTORIAL
  • TRENDING
  • AGRIBISNIS
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INSFRATUKTUR
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • Lainnya
    • RAGAM
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK
No Result
View All Result
Dberita.id
No Result
View All Result
Home DAERAH

Pasar Tradisional Tanjung Pura yang Kondusif Terancam Kisruh, Surat Voting Camat Dipersoalkan

Reza Fahlevi by Reza Fahlevi
6 Januari 2026
in DAERAH, News, RAGAM, TRENDING
0
Pasar Tradisional Tanjung Pura yang Kondusif Terancam Kisruh, Surat Voting Camat Dipersoalkan

Surat Camat Tanjung Pura. (Dberita.id)

0
SHARES
254
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dberita.ID | Langkat — Di saat masyarakat Kecamatan Tanjung Pura masih berjuang bangkit dari dampak bencana banjir, muncul kebijakan yang justru berpotensi memicu kegaduhan baru. Alih-alih memfokuskan perhatian pada pemulihan ekonomi dan sosial warga, Pemerintah Kecamatan Tanjung Pura malah menggulirkan isu voting atau pemilihan ulang kepengurusan Pasar Tradisional (Pajak Baru) yang selama ini dinilai berjalan aman, nyaman, dan kondusif.

Isu tersebut mencuat setelah beredarnya surat Camat Tanjung Pura bernomor 400.14.1.1-592/2025 perihal undangan technical meeting, yang mengarah pada rencana pemilihan kepengurusan pengelolaan Pasar Tradisional (Pajak Baru) di Jalan Khairil Anwar, Lingkungan 12, Kelurahan Pekan Tanjung Pura.

Technical meeting itu dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, dan ditandatangani langsung oleh Camat Tanjung Pura, Tengku Reza Aditya, S.IP.
Langkah tersebut menuai tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, kepengurusan pasar yang saat ini dipimpin Khairul Umri diketahui berjalan stabil tanpa konflik berarti. Aktivitas perdagangan berlangsung normal, keamanan terjaga, dan para pedagang dapat mencari nafkah dengan tenang. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar: apa urgensi mengganti kepengurusan yang sudah berjalan baik?

Lebih jauh, beredar dugaan kuat bahwa rencana pelaksanaan technical meeting ini tidak lepas dari tekanan sejumlah oknum pimpinan DPRD Langkat. Tekanan tersebut disebut-sebut muncul akibat desakan segelintir pedagang yang sebelumnya telah melakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) pada tahun lalu. Situasi ini memunculkan kecurigaan adanya kepentingan politik atau intervensi kekuasaan dalam pengelolaan pasar rakyat.

Pengamat budaya Melayu Langkat, M. Hijrah, sekaligus Putra Asli Tanjung Pura, Rabu (6/1/2016) di menilai langkah tersebut tidak etis dan berpotensi memicu konflik horizontal. Menurutnya, pasar tradisional bukan ruang eksperimen kekuasaan.

“Pengelolaan pasar yang sudah berjalan lancar, aman, dan tenteram seharusnya tidak diutak-atik. Apalagi jika ada intervensi dari oknum DPRD atau pejabat pemerintahan. Ini tidak elok dan berbahaya,” tegas Hijrah.

Ia menilai pemerintah dan DPRD semestinya lebih memprioritaskan penanganan dampak pasca banjir yang masih dirasakan masyarakat Langkat, bukan malah memicu kegaduhan baru yang tidak mendesak.

Hijrah juga menyoroti peran nyata kepengurusan pasar saat ini pasca banjir. Tanpa menunggu instruksi pemerintah daerah, pengelola pasar yang dipimpin Khairul Umri langsung bergerak membersihkan lumpur dan sampah busuk di area lapak pedagang demi memulihkan aktivitas ekonomi.

“Mereka bekerja dalam kondisi sulit, bau busuk, dan lumpur, tanpa perintah siapa pun. Itu bentuk tanggung jawab nyata. Tujuannya satu: agar roda ekonomi kembali berputar,” ujarnya.

Menurut Hijrah, Khairul Umri dan jajaran pengurus merupakan putra daerah yang tinggal di sekitar lokasi pasar. Mereka merasakan langsung dampak limbah, bau, dan aktivitas pasar sehari-hari. Jika kepengurusan yang sudah menyatu dengan lingkungan ini dipaksakan untuk diganti, ia mengingatkan potensi konflik serius.

“Jangan lupa, kita punya catatan kelam konflik pasar di masa lalu. Jika dipaksakan, bukan tidak mungkin gesekan sosial bahkan pertumpahan darah kembali terjadi,” katanya mengingatkan.
Atas dasar itu, Hijrah mendesak agar rencana voting kepengurusan pengelolaan Pasar Tradisional Tanjung Pura dibatalkan atau setidaknya ditunda, demi menjaga stabilitas sosial dan pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana.

Editor: Reza Fahlevi

Dibaca 768
Tags: #LANGKAT#Pajak Baru Tanjung Pura#Pasar Tradisional Tanjung Pura yang Kondusif Terancam Kisruh#Surat Voting Camat DipersoalkanTANJUNG PURA
Previous Post

Sinergi TNI dan Tenaga Medis, Pos Suator Gelar Posyandu dan Bagikan Kelambu untuk Warga Asmat

Next Post

Mendagri Tito Ungkap Strategi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatra

Reza Fahlevi

Reza Fahlevi

Next Post
Mendagri Tito Ungkap Strategi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatra

Mendagri Tito Ungkap Strategi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Seorang Wanita Nyaris Terluka Kenak Bacok di Tanjung Pura, Ini Penyebabnya? 

Seorang Wanita Nyaris Terluka Kenak Bacok di Tanjung Pura, Ini Penyebabnya? 

9 Desember 2023
Pj Bupati Langkat Akan Teken SK Guru PPPK Jika Ada Perintah

Pj Bupati Langkat Akan Teken SK Guru PPPK Jika Ada Perintah

15 Juli 2024
Tim Gegana Polda Sumut Selidiki Temuan Puluhan Diduga Bom di Areal Kebun PT LNK Hinai-Langkat

Tim Gegana Polda Sumut Selidiki Temuan Puluhan Diduga Bom di Areal Kebun PT LNK Hinai-Langkat

26 Juni 2025
Arogansi Mengatasnamakan Ormas Berujung Teror dan Pembacokan Warga Desa Pematang Tengah

Arogansi Mengatasnamakan Ormas Berujung Teror dan Pembacokan Warga Desa Pematang Tengah

17 Desember 2025
Mendag Zulkifli Hasan Dukung Pembangunan Pasar di Langkat

Mendag Zulkifli Hasan Dukung Pembangunan Pasar di Langkat

0
Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai

Warga Temukan Mayat Mengapung di Sungai

0
Djohar Arifin Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Binjai

Djohar Arifin Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Binjai

0
Afandin Terima Audiensi MPHD USAID, ISORI dan Karang Taruna Langkat

Afandin Terima Audiensi MPHD USAID, ISORI dan Karang Taruna Langkat

0
Babinsa Kodim 0203/Langkat Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Binaan

Babinsa Kodim 0203/Langkat Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Binaan

12 Februari 2026
Gajah Sumatera “Ratna” di R Zoo & Park Mati Akibat Gagal Fungsi Organ

Gajah Sumatera “Ratna” di R Zoo & Park Mati Akibat Gagal Fungsi Organ

12 Februari 2026
Satgas Yonif 123/Rajawali Hadirkan Semangat Baru di Dunia Pendidikan Papua

Satgas Yonif 123/Rajawali Hadirkan Semangat Baru di Dunia Pendidikan Papua

11 Februari 2026
Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara jadi Eksportir Kelapa

Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara jadi Eksportir Kelapa

11 Februari 2026

Recent News

Babinsa Kodim 0203/Langkat Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Binaan

Babinsa Kodim 0203/Langkat Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Binaan

12 Februari 2026
Gajah Sumatera “Ratna” di R Zoo & Park Mati Akibat Gagal Fungsi Organ

Gajah Sumatera “Ratna” di R Zoo & Park Mati Akibat Gagal Fungsi Organ

12 Februari 2026
Satgas Yonif 123/Rajawali Hadirkan Semangat Baru di Dunia Pendidikan Papua

Satgas Yonif 123/Rajawali Hadirkan Semangat Baru di Dunia Pendidikan Papua

11 Februari 2026
Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara jadi Eksportir Kelapa

Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara jadi Eksportir Kelapa

11 Februari 2026

Browse by Category

  • ADVERTORIAL
  • AGRIBISNIS
  • DAERAH
  • DESA
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INSFRATUKTUR
  • INTERNASIONAL
  • Mobile
  • NASIONAL
  • News
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • RAGAM
  • Teknologi
  • TRENDING

Recent News

Babinsa Kodim 0203/Langkat Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Binaan

Babinsa Kodim 0203/Langkat Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Binaan

12 Februari 2026
Gajah Sumatera “Ratna” di R Zoo & Park Mati Akibat Gagal Fungsi Organ

Gajah Sumatera “Ratna” di R Zoo & Park Mati Akibat Gagal Fungsi Organ

12 Februari 2026
  • REDAKSI
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • Pedoman Media Siber
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

Hak Cipta Dberita.id © 2024

No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVERTORIAL
  • TRENDING
  • AGRIBISNIS
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INSFRATUKTUR
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • Lainnya
    • RAGAM
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
    • PERISTIWA
    • POLITIK

Hak Cipta Dberita.id © 2024