Dberita.ID | Langkat — Usai dilantik oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Ir. Mulyono Makmur, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026), HKTI Kabupaten Langkat menargetkan merekrut 1.000 kader muda pertanian di Negeri Bertuah.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI Kabupaten Langkat, H. Dedek Pradesa, S.Sos.I., M.Sos., melalui Sekretaris DPC HKTI Langkat, Dicky Suhendro, S.H., kepada awak media, Kamis (10/9/2026), di Stabat.
Menurut Dicky, regenerasi petani menjadi salah satu tantangan yang harus mendapat perhatian serius. Saat ini, minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian dinilai masih cukup rendah.
“Kalau kita lihat di lapangan, khususnya di persawahan, mayoritas petani saat ini sudah berusia lanjut. Karena itu, regenerasi petani harus terus dilakukan demi menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan pertanian, khususnya di Kabupaten Langkat,” ujar Dicky, yang dijadwalkan menyelesaikan pendidikan S1 Hukum dan mengikuti wisuda pada Oktober 2026 mendatang.
Dicky mengatakan, rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah anggapan bahwa pendapatan dari sektor pertanian masih relatif rendah.
Selain itu, beratnya beban pekerjaan di sektor pertanian yang belum sepenuqhnya didukung modernisasi alat dan teknologi juga menjadi salah satu faktor yang membuat generasi muda kurang tertarik untuk menekuni profesi sebagai petani.
“Krisis regenerasi petani ini harus segera ditindaklanjuti oleh semua pihak. Jangan sampai di masa mendatang kita mengalami kekurangan petani, sementara kebutuhan pangan terus meningkat,” jelasnya.
Untuk menjawab persoalan tersebut, kata Dicky, HKTI Langkat akan mengambil peran dalam mendorong keterlibatan generasi muda di sektor pertanian.
HKTI Langkat, lanjutnya, dalam waktu dekat akan membentuk kepengurusan organisasi hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting. Pembentukan struktur tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda yang ingin terlibat dalam dunia pertanian.
“HKTI Langkat akan segera membentuk kepengurusan di tingkat PAC hingga ranting. Target kita adalah merekrut 1.000 kader muda pertanian yang nantinya diharapkan mampu meneruskan estafet pembangunan pertanian di Langkat,” tegasnya.
Dicky menambahkan, keterlibatan generasi muda tidak hanya dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian, tetapi juga untuk mendorong pertanian yang lebih modern, produktif, dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.
Untuk diketahui, susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC HKTI Kabupaten Langkat periode 2026–2031 masing-masing dijabat oleh H. Dedek Pradesa sebagai Ketua, Dicky Suhendro sebagai Sekretaris, dan Thomas Saputra sebagai Bendahara.
Editor: Reza Fahlevi















