Dberita.ID | Langkat — SKK Migas bersama EMP Gebang Limited menggelar sosialisasi kegiatan pengeboran Lapangan Secanggang yang berlokasi di wilayah Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Tanjung Pura, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sosialisasi tersebut dihadiri unsur pemerintahan dari sejumlah desa yang terdampak langsung maupun yang akan dilalui aktivitas proyek, di antaranya Desa Bubun, Pematang Cengal, Pantai Cermin, Pekubuan, serta Kelurahan Pekan Tanjung Pura.
Selain pemaparan rencana kegiatan pengeboran, acara juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim piatu. Pada sesi diskusi dan tanya jawab, sejumlah aparatur desa menyampaikan berbagai pertanyaan terkait dampak lingkungan, keselamatan masyarakat, hingga peluang tenaga kerja bagi warga setempat.
Kegiatan dibuka oleh Camat Tanjung Pura, Tengku Reza Aditya, S.IP. Dalam sambutannya, ia menyampaikan dukungan terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
“Terkait kebutuhan tenaga kerja dalam proyek migas ini, para kepala desa dapat berkoordinasi dan bekerja sama dalam menyiapkan data maupun pembagian tenaga kerja yang nantinya dibutuhkan dalam kegiatan proyek,” ujar Tengku Reza.
Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Angga Wydayana, menyampaikan bahwa pihaknya berharap mendapat dukungan dari unsur Muspika Kecamatan Tanjung Pura serta masyarakat sekitar agar kegiatan pengeboran dapat berjalan lancar.
Menurutnya, kegiatan migas tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Oleh karena itu, dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, lingkungan, dan kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Perwakilan EMP Gebang Limited, Akmal Armansyah, memaparkan tahapan kegiatan pengeboran (drilling) yang akan dilaksanakan. Ia menjelaskan, pengeboran sumur pertama ditargetkan dimulai pada pertengahan Agustus 2026, kemudian dilanjutkan dengan pengeboran sumur berikutnya.
“Target kami, seluruh rangkaian kegiatan pengeboran dapat diselesaikan pada tahun 2027,” kata Akmal.
Ia menambahkan, sumur yang akan dibor memiliki target kedalaman mencapai sekitar 3.000 meter.
Dalam waktu dekat, kata Akmal, pihak perusahaan juga akan melakukan pemasangan instalasi serta mobilisasi peralatan dan kendaraan proyek menuju lokasi pengeboran.
Untuk itu, akan diterapkan mekanisme pengaturan lalu lintas kendaraan operasional, termasuk penjadwalan jam melintas kendaraan proyek di jalan desa menuju Desa Bubun.
“Pengaturan ini dilakukan agar aktivitas kendaraan proyek tidak mengganggu mobilitas dan aktivitas masyarakat sehari-hari,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Field Coordinator EMP Gebang Limited Ronny Lilipaly, Camat Tanjung Pura, Kapolsek Tanjung Pura, Danramil Tanjung Pura, serta para kepala desa di Tanjung Pura dari wilayah yang akan dilalui kendaraan operasional proyek migas.
Editor: Reza Fahlevi














