Dberita.ID | Langkat — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sumatera Utara (USU) Kelompok IV menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Desa Pematang Tengah dan sejumlah unsur kelembagaan desa di Kantor Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (16/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membahas berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
Dalam forum diskusi tersebut, para peserta menyampaikan berbagai pengalaman dan kondisi yang dihadapi masyarakat saat banjir terjadi, mulai dari dampak terhadap permukiman, aktivitas ekonomi, pertanian, hingga kebutuhan mendesak pascabencana.
Ketua KKN USU Kelompok IV, MHD Luthfi yarsi alhusaini Lubis, mengatakan bahwa FGD dilakukan sebagai upaya menggali informasi secara langsung dari pemerintah desa dan lembaga kemasyarakatan terkait permasalahan yang muncul akibat banjir.
“FGD ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dialami masyarakat saat terjadi banjir, sekaligus menghimpun masukan mengenai langkah-langkah dan kebutuhan yang diperlukan masyarakat dalam menghadapi maupun memulihkan kondisi pascabencana,” ujarnya.
Menurutnya, hasil diskusi tersebut akan menjadi bahan kajian dan dasar penyusunan rekomendasi yang dapat mendukung upaya penanganan serta mitigasi bencana di Desa Pematang Tengah.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta aktif memberikan masukan dan menyampaikan kondisi riil yang terjadi di lapangan. Seluruh hasil pembahasan kemudian dirangkum dalam bentuk notulen sebagai dokumentasi dan bahan tindak lanjut.
FGD tersebut dihadiri Kepala Desa Pematang Tengah, Nazaruddin, Sekretaris Desa Budi Aswin, para Kepala Urusan (Kaur) dan Kepala Seksi (Kasi), Kepala Dusun (Kadus), Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Syahiran RF, Ketua Tim PKK Fatimah, Kelompok Tani, serta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Zulham Efendi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN USU berharap dapat berkontribusi dalam memberikan gambaran mengenai kebutuhan masyarakat pascabanjir sekaligus mendorong lahirnya solusi yang tepat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa mendatang.
Editor: Reza Fahlevi














