Dberita.ID, Langkat — Video viral yang memperlihatkan aksi perundungan (kekerasan fisik) antar anak, terlihat pelajar di salah satu SMA di Kabupaten Langkat menjadi sorotan publik. Meski insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat diminta untuk menanggapinya dengan serius agar kasus serupa tidak terulang.
Aktivis perlindungan anak, Drs. Ernis Safrin Adlin, menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu mengambil langkah konkret untuk menekan angka kekerasan terhadap anak, salah satunya melalui penyuluhan di sekolah-sekolah dan masyarakat desa.
“Pemkab Langkat harus memberikan penyuluhan hingga ke bawah, baik di sekolah maupun di setiap desa. Ini penting untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak,” ujar Ernis saat dimintai tanggapan terkait kasus perundungan anak di Langkat, Sabtu (25/10/2025).
Terkait penanganan pelaku yang telah diamankan, Ernis menyerahkan sepenuhnya kepada Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk menilai apakah perlu dilakukan penahanan atau tidak.
“Kalau menyangkut penahanan anak, biarlah Bapas yang menilai. Pidananya tetap ditangani kepolisian. Bapas dan polisi bekerja sama, namun yang penting, anak—baik pelaku maupun korban—tetap harus mendapat perlindungan,” tegasnya.
Ernis juga mengingatkan peran penting orang tua dan sekolah dalam membentuk karakter anak.
“Kita berharap orang tua menyadari bahwa perilaku anaknya itu salah. Harus ada sosialisasi di sekolah maupun masyarakat agar perundungan tidak terulang,” katanya.
Selain itu, ia meminta DPRD Langkat untuk memberi perhatian lebih terhadap isu perlindungan anak.
“Kegiatan reses jangan hanya membahas pembangunan fisik. Tumbuh kembang anak juga harus menjadi perhatian serius, karena anak adalah generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Ernis menambahkan, pihak sekolah juga perlu mengoptimalkan fungsi guru bimbingan dan konseling (BK).
“Guru BK harus benar-benar menjalankan tanggung jawabnya. Mereka harus mengetahui perilaku siswa di sekolah dan menanganinya dengan tepat,” pungkasnya.
Editor: Reza Fahlevi















